video sensual tekfis vs d3 mesin ITS
menarik ketika kita selaku civitas akademika ITS mengetahui video sensual dari sepasang mahasiswa dari lingkungan kita sendiri. video yang berdurasi beberapa menit dan lebih mengeksplorasi wanita beredar di lingkungan kampus ITS dan yang lebih memprihatinkan ada suara dari video tersebut unsur-unsur pemaksaan dari sang pria yang ternyata adalah kekasih dari sang wanita…video tersebut dibuat sendiri lebih memprihatinkan lagi sang aktor dan aktris masih tergolong mahasiswa baru dari kampus ITS…
apa yang terjadi sebenarnya??…universitas yang ternama secara lokal maupun nasional dengan sejarah panjangnya dengan berbagai prestasi yang membanggakan baik nasional maupun internasional ternyata tidak hanya sebatas akademisi tapi juga memasuki ranah asusila….
sejarah panjang ITS memang berubah drastis sejak 4 tahun terakhir,mahasiswa yang lebih terlihat akademisi berubah menjadi suasana yang lebih hedon dan “bebas”. kampus ITS yang terkenal dengan citra mahasiswa “CUK” (cerdas ulet dan kreatif) telah jauh berbeda….mungkin ada yang salah dengan lingkungannya yang membuat mahasiswa-mahasiswanya mulai berani bertindak di luar citra akademisi yang melekat padanya…
memang tidak benar men-sangkut pautkan ITS dalam hal ini karena dalam video tersebut tidak ada “embel-embel” ITS meskipun civitas akademika mengetahui bahwa aktor dan aktris video tersebut adalah mahasiswa ITS. tapi secara pribadi sebagai bagian civitas akademika dalam hal ini saya melihat dari sisi yang lain bahwa ITS selaku institusi yang memproses para mahasiswanya untuk menjadi pribadi yang lebih baik mempunyai tanggung jawab yang besar agar hal ini tidak terjadi kembali.
jika kita melihat ITS yang semakin hari semakin berubah dalam hal perilaku dari mahasiswanya tentu kita (jika anda selaku civitas akademika) mengerti dan menyadari bahwa perubahan ini terjadi ketika kebijaksanaan “pengkaderan mahasiswa baru” di ITS ditekan,diminimalisir hingga bahkan dihilangkan dari tradisi dan adat yang telah dijaga sedemikian lama.
pengkaderan bukan hanya sebuah ajang “ospek” seperti halnya di universitas-universitas pada umumnya tapi merupakan sebuah pembentukan pribadi ITS yang kita pahami selama ini, pribadi yang cerdas,ulet dan kreatif meskipun secara performa atau penampilan mahasiswa ITS kumal atau jorok tapi memiliki kualitas yang luar biasa yang bisa dibandingkan dengan universitas lainnya,lebih membanggakan lagi kita bisa melihat atau bahkan mengetahui bagaimana bangganya mereka yang berkuliah ataupun yang alumni memiliki percaya diri yang luar biasa dibandingkan mahasiswa dari universitas yang lain.
tentunya dengan adanya “pengkaderan mahasiswa baru” yang dulu,akan membentuk mahasiswa yang lebih akademisi yang secara otomatis akan menekan, meminimalisir hal-hal negatif seperti yang terjadi dengan video sensual mahasiswa ITS.
sekali lagi tulisan ini dibuat semata-mata karena kecintaan kita (civitas akademika ITS) pada almamater yang telah menghasilkan manusia-manusia yang lebih baik untuk bangsa dan negara….paling tidak lebih baik untuk dirinya sendiri sebagai manusia yang seharusnya.
VIVAT ITS ! ! !

hati2 bisa menjatuhkan nama ITS nih…
btw… tau dari mana itu mahasiswa ITS?